Template baru masih dalam pengembangan.... XD XP

Cara Mengatasi Anak Susah Makan

Baru saja pulang berkunjung ke rumah teman yang udah jadi ibu muda. Melihat suasana rumah setelah kelahiran bayinya memang tampak beda banget dari setelah menikah dulu. Apalagi sekarang anaknya udah gede, tambah berantakan lah rumahnya. Gara-gara melihat acara makan ibu dan anak tadi, saya jadi terinspirasi untuk menulis tentang itu. Coba kita cek sama-sama hasil pemikiran saya selama perjalanan pulang tadi.

Masalah anak susah makan itu ternyata banyak di alami para ibu yah. Buktinya di bemo dalam perjalanan berangkat ke rumah teman tadi ada sekumpulan ibu-ibu yang berbincang-bincang dengan seru tentang tingkah polah anak-anaknya yang tidak mau makan. Harus dibujuk dulu, harus dipaksa dulu atau bahkan harus dipukul atau dibentak dulu baru mau makan. Apakah itu baik? Sedangkan saya melihat teman saya itu tidak mengalami kesulitan dalam memberi makan anaknya. Saat itu saya bertanya sama dia apa sih rahasianya anak bisa jadi penurut seperti itu? Dia menjelaskan sama saya beberapa hal di bawah ini yang dia dapatkan dari kelas pelatihan calon ibu di puskesmas waktu dia hamil dulu.



Kita harus tahu dulu apa alasan anak malas makan.
1. Jika anak bosan.
Anak yang merasa bosan akan jadi malas-malasan dan enggan melakukan apapun termasuk makan. Dalam kasus ini ibu haruslah atraktif untuk memancing antusiasme anak.
Maka yang dapat dilakukan ibu adalah sebagai berikut:

-Menciptakan suasana yang ceria.
Misalnya sambil menonton acara favorit, bersenandung lagu-lagu anak-anak, bermain pesawat-pesawatan dan lain-lain.

-Variasikan menu makanan.
Berikan menu makanan yang bervariasi agar anak tidak bosan. Misalnya setiap hari ibu memberikan menu yang berbeda untuk anak. ini sih tergantung pinter-pinternya si ibu mengolah makanan.

-Sajikan makanan dalam tampilan yang menggugah selera.
Makanan anak sebaiknya kaya akan warna. Tapi bukan berarti ibu harus memakai pewarna makanan untuk mengolah makanan anak. Cukup variasikan sayur-sayuran misalnya merah dari wortel, hijau dari buncis, kuning dari kentang dan lain-lain. Selain itu wadah atau tempat makannya juga harus diperhatikan, bisa coba menggunakan mangkuk dengan bentuk bebek atau warna kesukaan anak, atau bergambar tokoh kartun kesukaan anak.

2. Jika anak menghindari ruang makan.
Mungkin terjadi ketakutan atau keengganan tersendiri pada diri anak sehingga menghindari ruangan tertentu dalam rumah. Mungkin ia pernah jatuh dan trauma untuk pergi ke tempat itu lagi, atau dekorasi ruangan tampak menyeramkan untuk anak, atau mungkin anak pernah mengalami pengalaman yang tidak menyenagkan lain yang membuatnya enggan berada di sana. Jika ini terjadi yang dapat ibu lakukan adalah:

-Mendekorasi ulang ruang makan.
Singkirkan lukisan atau kalender atau patung-patung dekorasi yang sekiranya membuat anak takut. Ibu juga bisa menambahkan dekorasi anak-anak untuk membuat anak betah.

-Jalin komunikasi untuk mengatasi trauma.
Ibu harus sering-sering berkomunikasi dengan anak dan memberika pengertian untuk menghilangkan rasa takut pada kejadian yang pernah anak alami. Pendekatan sebaiknya dilakukan secara perlahan dan bukannya dipaksakan.

-Mencari tempat makan yang lebih menyenangkan.
Jika anak susah dibujuk ke meja makan, coba ajak anak ke taman belakang atau ke halaman rumah atau bisa juga ke ruang tengah di depan televisi, pilih tempat yang sekiranya nyaman bagi anak untuk melahap makanannya.

3.Anak sedang sakit.
Di saat sakit, anak cenderung menolak untuk makan. Ini sangat tidak baik untuk kesehatan anak. Seharusnya ketika sakit, anak diberi banyak asupan gizi agar cepat sembuh, namun jika anak tak mau makan? apa yang harus dilakukan?

-Bujuk anak dengan sesuatu yang ia inginkan.
Walaupun ibu ingin anak makan, tapi jangan sampai memaksanya dengan cara-cara yang kasar seperti membentak atau memukul. Bujuk dia dengan halus. Janjikan dia sesuatu yang ia inginkan. Misalnya kalau anak mau makan, hari minggu nanti akan diajak jalan-jalan, dibelikan baju baru dan lain-lain.

-Buat anak merasa prihatin pada ibu.
Jika anak tetap keras kepala, coba lunakkan hatinya dengan bujukan memelas seorang ibu. Katakan padanya jika ia tidak mau makan, maka ibu juga tidak akan makan, maka ibu juga akan sakit, jika ibu sakit, tidak ada yang merawatnya, si anak tentunya tidak ingin ibunya sakit sehingga pelan-pelan dia akan mau makan.

-Berikan motivasi pada anak.
Yang namanya sakit itu pasti badan rasanya ga enak. Begitu juga dengan anak yang sedang sakit, dia pasti ingin sembuh sehingga dapat bermain kembali dengan teman-temannya. Tapi walaupun begitu, kondisi sakit si anak membuatnya tetap enggan makan. Agar anak mau makan, ibu harus memotivasi agar anak mau makan supaya cepat sembuh.

4. Jika anak kekenyangan.
Situasi ini bisa terjadi pada anak yang suka ngemil. Kadang menjelang jam makan anak-anak sudah makan jajan. Itu membuat perut anak kenyang dan tidak mau makan.
Jika hal seperti ini terjadi, yang dapat ibu lakukan adalah:

-atur waktu makan camilan.
Sebaiknya ibu mengatur waktu anak ngemil jauh sebelum jam makan. Sehingga jika anak ingin ngemil, tidak akan mengganggu jam makannya. Selain itu juga harus diperhatikan camilan yang dimakan anak. Sebaiknya beri camilan sehat seperti potongan buah atau kue-kue buatan ibu.

-kurangi porsi susu.
Susu memang dibutuhkan untuk pertumbuhan anak, tapi zat-zat lain yang tidak terkandung dalam susu juga dibutuhkan oleh anak. Oleh karena itu sebaiknya ibu membatasi pemberian susu kepada anak. Cukup berikan dua kali sehari. Perkenalkan lebih banyak ragam makanan kepada anak.

-hati-hati memilih vitamin penambah nafsu makan bagi anak.
Sekarang ini banyak sekali vitamin penambah nafsu makan untuk anak yang dijual di pasaran. Namun tidak semua vitamin itu baik untuk dikonsumsi. Salah-salah setelah minum vitamin anak malah merasa kenyang dan semakin enggan makan. Maka, sebagai ibu harus jeli memilih produk untuk anak. Konsultasikan dulu dengan dokter anak kepercayaan ibu.

5. jika anak meniru kebiasaan orang di rumah.
Anak-anak cenderung suka meniru perilaku oarng-orang di sekitarnya. Sekarang, apabila di rumah ada orang yang suka mengabaikan waktu makan karena terlalu asyik dengan hal lain, anak bisa menirunya. Begitu juga jika ada yang sedang diet. Atau kebiasaan rumah yang tidak pernah menetapkan jam makan secara teratur. Hal ini tidak baik untuk pertumbuhan anak. Lingkungan seperti itu mungkin baik bagi orang dewasa, tapi tidak untuk anak-anak.
Jadi, yang dapat ibu lakukan adalah:

-Mengatur jam akan di rumah secara teratur.
Ibu harus meminta partisipasi dari seluruh anggota keluarga untuk mulai makan secara teratur sesuai waktu yang telah ditentukan. Dengan begitu, anak akan mulai belajar bahwa saat semua orang berkumpul di meja makan berarti memang saatnya untuk makan.

-Temani anak makan.
Jangan cuma menyuapi anak saja, ibu juga harus makan. Dengan melihat orang lain makan, anak akan meniru dan ikut makan bersama ibu. Ini cara yang efektif sambil mengajari anak cara makan dengan baik.

-Jangan contohkan kebiasaan berdiet.
Walaupun ibu harus berdiet demi kesehatan atau demi kecantikan, ibu tidak boleh membiarkan anak tau kalau ibu sedang berdiet. Makanlah walaupun dalam porsi kecil. Jangan sampai anak bertanya mengapa ibu tidak makan dan jawaban ibu adalah ibu sedang berdiet. Karena anak akan menggunakan alasan yang sama jika ia sedang malas makan. Bayangkan saja "aku nggak mau makan ma... aku kan sedang diet seperti mama..."

Yup, mungkin segitu saja yang bisa saya share tentang cara mengatasi anak susah makan. Berhubung nara sumbernya bicara sambil ngurusin anakknya jadi yah informasi yang saya dapat cuma segini aja. Semoga dapat membantu bagi yang kebetulan punya masalah anak susah makan.

------------------------------------------------------------------------------------
Artikel ini ditulis oleh owner blogstation
jika anda ingin mengkopi artikel ini, tolong cantumkan credit title dalam bentuk link
http://blagbligblugbleg.blogspot.com
Terimakasih.

5 tanggapan:

  1. wah, saya belum punya anak :)

  1. nugraha mengatakan...:

    anak saya kalo lihat nasi dah il-fil duluan,gimana ya?
    Blogger Indonesia dukung internet aman, sehat & manfaat

  1. Risty mengatakan...:

    @ STdSR: Hahaha.... saya juga belom punya anal kok. kalo gitu, ntar kalo dah punya anak, dijadiin referensi aja kali kalo anaknya susah makan.

    @Nugraha: Menunya bisa diganti kok. Nasi bisa diganti dengan makanan yang mengandung karbohidrat. Pasta, kentang, roti juga bisa cuma kadang roti tidak dijadikan pilihan menu utama. Coba-coba bujuk anak juga supaya mau makan nasi yah. Semoga berhasil.

  1. Sherlock Holmes mengatakan...:

    Terimakasih Infonya
    sangat bermanfaat..
    Perkenalkan saya mahasiswa Fakultas Kedokteran di UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA Yogyakarta
    :)

Posting Komentar

Jika ada yang ingin kamu sampaikan, silahkan tuliskan saja...

Template oleh Risty. Diberdayakan oleh Blogger.